August 01, 2014

Malam makin larut

Pernah sesekali main ke tempat pemakaman lalu ngeliat tanggal lahir dan wafatnya yang sudah mendahulukan kita? Variatif hasilnya jika kita menghitung berapa lama mereka hidup. Hal seperti itu yang mengingatkan kita terhadap berapa lama lagi kita akan hidup.

Hal yang paling dekat dengan kita adalah kematian, dimana tidak ada seorang pun yang tau kapan kita meninggalkan orang yang kita cintai. Pertanyaannya, bagi yang sudah berkeluarga, sudah menyiapkan apa untuk orang-orang yang kita tinggalin? atau bagi yang masih menyendiri, hal apa yang sudah di siapkan untuk pasangannya.

Selama kita hidup ini, sudah pernah dapet pengalaman apa? Sudah punya tabungan (amal) berapa untuk disana. Kalau kita bisa melihat kehidupan mereka yang sudah mendahulukan, sudah berapa banyak mereka melakukan kebaikan atau sudah berapa banyak mereka mempunyai sebuah pengalaman.

Tahun ketahun, semakin menua, semakin dekat dengan kematian. Kesenangan di dunia pun mungkin banyak yang terlewatkan, atau bahkan justru terlena dengan kemanjaan yang terfasilitasi di dunia. Maha besar pencipta dengan segala rahasia-Nya.

Pertanyaan-pertanyaan itu yang saat ini terkumpul di otak saya, persiapan demi persiapan di siapkan untuk hal yang tidak terduga (kematian). Kerja keras, amal, ibadah, semua di lakukan untuk hidup di dunia. Tujuannya untuk kebahagian mereka yang di tinggal dan untuk saya sendiri di akhirat.

Tulisan ini untuk perenungan malam yang semakin larut.

No comments: